PEDULI FAKTA

Twitter @PeduliFakta

Peduli Fakta Densus88 Yang Menembak Kepala Umat Islam Saat Sholat Ashar

BUKA DULU TOPENGMU
====================
SAYA AKAN MEMBAGI ILMU FORENSIK DIGITAL, MENEMBAK DIBELAKANG DAN DIDEPAN BARIKADE SERTA UJI BALISTIK.

Jika ada yang membawa Berita, Maka periksalah Berita tersebut.

Banyak Berita beredar di Bima Dompu tentang penembakan terduga Teroris, Awalnya yang di cari adalah Ambdullah Seno, Tapi yang di tembak adalah anaknya yang bernama Nurdin.

Berdasarkan keterangn Warga bahwa Nurdin ditembak ketika sedang melaksanakan Shalat Ashar. Pihak Kepolisianpun membantahnya, oleh Karena itu mari kita Cek, siapa yang berbohong apakah Polisi atau Warga. Polisi pun memberikan argumen bahwa Nurdin berusaha melawan menggunakan Bom

Perhatikan Gambar di Bawah Ini... ini adalah Lokasi tertembaknya Nurdin.
Jika anda ingin menjadi analis tidak perlu sekolah jauh-jauh. anda harus memulainya dari titik kena Peluru dan meluruskan dengan Lintasan Peluru.

1. Pada Jarak awal, Lintasan Peluru akan Datar sampai dengan Jarak 50 meter. Pada Jarak 75 meter Peluru akan mulai Naik ke atas. Tapi jika kita perhatikan dari Gambar ini, maka Jarak antara Nurdin dengan Pelaku penembakan sangatlah dekat, Dan saya berani memastikan, Nurdin ditembak dari Jarak tidak lebih dari 2 Meter.

2. Tarik Garis Lurus dari Titik Kena Peluru di dinding dengan Lintasan Peluru, maka akan diketahui bahwa Nurdin ditembak dari Belakang dalam Posisi kaki rendah, atau dia dalam keadaan duduk, jika kita menariknya, maka akan diketahui, bahwa Posisi Penembak berada lebih tinggi 20 cm dari Kepala Nurdin dengan Kata lain, Penembak membukuk atau berjongkok dan atau Posisi Senjata si penambak berada di diatas Pinggang. dan menembak tanpa membidik.

3. Jika Nurdin ditembak dalam Posisi Sejajar dan mengenai Kepalanya, Maka akibatnya adalah, Otaknya akan berhamburan dan Matanya akan ikut keluar, tapi yang ditemukan di TKP adalah Batok kepala Bagian belakang atas.

4. Perhatikan semburan Darahnya, tidak lebih dari radius 35 cm, menandakan, Nurdin dalam keadaan tenang dan tidak dalam tekanan. Jika Nurdin melakukan perlawanan, maka Jantungnya akan memacu Adrenalin dan memompa Darah dengan sangat Cepat, maka semburan Darah bisa mencapai 1-3 meter.

5. Ruangannya sangat Sempit, untuk menangkap Nurdin sangatlah Mudah tanpa perlu menembaknya ?

Kesimpulannya adalah :
===================
1. Benar, Nurdin ditembak saat sedang melaksanakan Shalat, jika disesuaikan dengan waktu maka masuk waktu Ashar.

2. Nurdin ditembak dari Belakang dan posisi penembak lebih tinggi dari kepala Nurdin.

3. Nurdin tidak melakukan perlawanan, karena darah yang menyembur tidak terlalu jauh

4. Peluru yang mengenai Kepala Nurdin adalah Munisi Pen 22, atau kaliber 5,56, mm yang biasa digunakan oleh Senapan Mitraliur M-16 A2, buatan Pabrik Colt USA, Karena Lobang di Dinding sangat Kecil. berbeda jika menggunakan Pen 38 dan Kaliber 9 mm

5. Mengenai Bom yang ditemukan, sampai saat ini Polisi tidak menemukan Sidik Jari Nurdin di Bom tersebut, Ciri-ciri Bom yang selama Ini digunakan oleh Densus 88 adalah Bom dengan Isian Low Explosive, dengan cepat Rambat Pembakaran di bawah 600 CRP, berbeda dengan High Explosive yang diatas 9000 CRD (Cepat Rambat Detonasi).
Jika itu benar Bom buatan Nurdin, mengapa tidak ada Sumbu Peledak atau Detonator ?

6. Pola Bom yang di Gunakan oleh Al-Qaeda atau Jamaah Islamiah sangat Mudah di Baca, mereka menyetel Timernya untuk meledak Pada Antara Jam 8-9 baik siang maupun Malam, dengan isiian Penghancur adalah BS, Biscruit salpater, yang diambil dari Bekas Bom Perang dunia ke dua yang tersebar di Maluku dan dijual dengan harga Rp. 30.000 / Kg.

JADI KASUS PENEMBAKAN TERDUGA TERORIS DI BIMA ADALAH REKAYASA, PENGALIHAN SITUASI...

Coba warga Bima dan Dompu Cek, Apakah ada kegiatan lain yang di lakukan Oleh Orang Luar Bima dan Dompu, Baik di Tambora, Wane Maupun Ambalawi, semisal Pembebasan Lahan, seperti kasus Pondok Pesantren Umar Bin Khatab dan Penembakan di Ginte.

Label artikel Terorisme judul Peduli Fakta Densus88 Yang Menembak Kepala Umat Islam Saat Sholat Ashar...By : PEDULI FAKTA
Ditulis oleh: Peduli Fakta - Jumat, 26 September 2014

Belum ada komentar untuk "Peduli Fakta Densus88 Yang Menembak Kepala Umat Islam Saat Sholat Ashar"

Poskan Komentar